Cerita Sex Seks Itu Nikmat

Cerita Sex Seks Itu Nikmatby adminon.Cerita Sex Seks Itu Nikmat13 Sin : Seks Itu Nikmat Terinspirasi dari film ’13sin’ 1st Sin : Kiss & Touch (5.000.000.idr) . Sentuhan lembut jemarinya, menyusuri tubuh bugilku, merayap dicelah kedua payudaraku, bermain sebentar diputingku, lalu merayap keperut dan terus turun menyentuh belahan selangkanganku, sentuhan yang membuatku tak tahan untuk membuka mataku yang terpejam.. “selamat pagi sayang..” sapa mas […]

tumblr_nrc18qHOwM1uxxmymo8_500 tumblr_nrc18qHOwM1uxxmymo9_500 tumblr_nrc18qHOwM1uxxmymo10_50013 Sin : Seks Itu Nikmat

Terinspirasi dari film ’13sin’
1st Sin :
Kiss & Touch
(5.000.000.idr)
.
Sentuhan lembut jemarinya, menyusuri tubuh bugilku, merayap dicelah kedua payudaraku, bermain sebentar diputingku, lalu merayap keperut dan terus turun menyentuh belahan selangkanganku, sentuhan yang membuatku tak tahan untuk membuka mataku yang terpejam.. “selamat pagi sayang..” sapa mas Aldi begitu aku membuka mata, “ehm…” aku berguman kutarik lehernya dan kulumat bibirnya, untuk sesaat, kami terhanyut dalam lumatan mesra.. “sudah.. Simpan buat nanti malam saja, sekarang cepat bangun, katanya ada janji penting dikantor..” mas Aldi mengingatkanku, pria yang sudah hampir setahun ini tinggal bersamaku, kami tinggal bersama tanpa ikatan dan tanpa komitmen yang jelas, hanya berdasarkan rasa saling cocok saja, lagipula mas Aldi yang orang jawa dan aku yang chinese sangat sulit untuk bersatu dalam pernikahan. sebenarnya aku ingin dipuaskan karena sentuhan nya tadi telah membuatku horny. Tapi seperti yang mas Aldi ingatkan aku ada hal penting hari ini dikantor.
.
Namaku Stefany, umurku 23tahun, aku punya seorang ibu yang usianya 45 tahun dan adik perempuan Liana 20tahun yang sedang dirawat dipanti rehab karena kecanduan narkoba, aku harus menanggung biaya hidup mama dan juga biaya perawatan adikku. Untuk biaya perawatan saja hampir menguras semua gaji bulananku, untunglah bekerja diperusahaan asuransi aku bisa mendapat bonus tambahan, untuk setiap polis yang kujual dan dengan bonus itu aku bisa mencukupi kebutuhanku dan mama, bahkan bulan lalu aku mendapat sebuah mobil sebagai bonus.
.
Beberapa hari lalu atasan didivisi ku tiba-tiba mengundurkan diri, sebagai yang paling senior aku merasa kesempatanku untuk menggantikan nya lumayan besar, dan ketika diberitahu untuk menemui manager aku semakin yakin akan mendapat posisi itu.
.
“apa pak.. Saya di pecat..” aku benar-benar tak mengira ini yang terjadi.
“maaf fany ini sudah keputusan rapat direksi, divisi kamu sekarang ditutup, karena kasus korupsi nya begitu besar!” pak Ilham menjelaskan kenapa atasanku tiba-tiba berhenti. Dan juga kenapa divisiku ditutup, agar jadi pelajaran untuk divisi lain.
“tolonglah pak, saya ga masalah dipindah ke divisi lain asal jangan dipecat, saya ada ibu dan adik yang menjadi tangungan saya pak..” aku memohon, karena memang aku sangat membutuhkan pekerjaan ini, tapi rupanya keputusan perusahaan sudah tidak berubah, aku tetap di pecat, aku masih dapat pesangon sehingga masih ada uang untuk membayar tagihan biaya perawatan lian, dan mobil yang kudapat dari bonus bulan lalu juga tetap jadi milikku.
.
207.568 itulah jumlah rupiah yang tersisa direkeningku setelah kutransfer untuk biaya perawatan liana dan pembayaran tagihan listrik dan air rumah mama.
Hari masih cukup siang kuputuskan untuk mengunjungi Liana, tempat rehabnya ada diluarkota, lumayan terpencil namun mempunyai udara yang segar dan pemandangan yang indah.
‘terus nanti biaya ku gimana ci..” Liana bertanya ketika ku ceritakan kalau aku sudah tidak bekerja,
“cici.. Bisa dapat kerja lagi kq, tenang aja, lagipula cici ada mobil bisa dijual dulu’.. Kataku untuk membuat nya tidak khawatir.
.
“maafin lian ya ci.. Bikin susah terus..”..
Kupeluk badan nya dan kuyakinkan bahwa aku sangat menyayanginya.
Seperti biasa tiap kali kujenguk, Lian akan memintaku untuk menemani sampai jam besuk habis sekitar jam 9malam. Letak tempat lokasi panti rehab yang terpencil ini, membuat jalannya juga sepi, dan mobil ku menjadi satu-satunya kendaraan yang berhenti ketika palang pintu perlintasan kereta api itu tertutup. Dering telpon mengejutanku yang sedang sedikit ketakutan karena sepinya suasana disini “halo.. ” sapaku, karena nomornya tidak kukenali.
“selamat malam nona stefany, selamat anda terpilih untuk menjadi peserta games, berhadiah besar..” suara pria bernada aneh ditelpon.
.
“maaf ya, siapapun anda, tolong cari orang lain untuk di ganggu, saya sedang tidak dalam kondisi ingin bercanda.” kataku ketus.
.
“kami tahu kondisi anda saat ini nona stefany, dengan hanya uang 200ribu direkening anda, tanpa pekerjaan tentu anda sangat bingung sekarang..”
aku betul-betul heran bagaimana orang ini bisa tahu. ” mungkin anda masih tidak percaya, oke kami akan transfer 2juta rupiah ke rekening anda jika, sekarang anda lepas celana dalam anda dan melemparnya keluar..”
benar-benar gila orang pikirku.
“nona kesempatan ini hanya sampai kereta itu lewat.. Apakah anda ikut dalam permainan” lanjut suara itu, bagaimana mungkin dia bisa tahu kalau kereta sudah mau lewat, kusapukan pandanganku ke sekeliling, tetap sepi, tapi akhirnya kutemukan dari mana ia bisa melihat, sebuah kamera terpasang dibesi portal tiang perlintasan itu.
Ada apa denganku hari ini, dipecat tadi pagi, dan malam ini ditelpon orang asing untuk sebuah permainan aneh.
Dengan ragu kupelorotkan celana dalamku dari balik rok mini yang kukenakan, kubuka kaca samping dan kulemparkan.
Sambungan telpon itu terputus bersamaan dengan lewatnya kereta. Dan sebuah pesan tertampil di layar ponselku.
“mission complete
reward. 2.000.000.idr sent to your account.” karena penasaran aku pun mengecek rekeningku dan ternyata benar jumlahnya bertambah 2juta.
.
Kulanjutkan perjalananku dengan bingung, dan ketika akan memasuki jalan tol, kembali telpon berdering, kupinggirkan mobil untuk menjawab telpon itu.
“bagaimana nona sudah percaya, mau lanjut ke level2, namun untuk ke level 2, anda harus memenangkan 5 juta, dan 3 juta akan anda dapatkan jika anda mau mencium pria penyapu jalan di depan anda itu, dan mengarahkan tangannya untuk menyentuh vagina anda selama lima menit..” belum sempat aku menjawab telpon itu sudah terputus.
Diantara keraguan kulihat memang ada tukang sapu jalan didepanku, entah apa yang ada dipikiranku, aku keluar dari mobil dan menghampiri orang itu,
“ada apa bu.. ” kata pria yang kutaksir usia nya sudah 40an itu, ketika melihatku menghampirinya.
.
Kutarik tangannya ke arah hamparan rumput disisi jalan itu, “bu..” pria itu nampak kebingungan, tanpa bicara langsung kupeluk badannya, dan bibirku langsung melumat bibir yang bau asap rokok itu, untuk sesaat pria itu berusaha berontak namun karena aku terus memainkan lidahku di rongga mulutnya akhir ia juga menikmatinya, termasuk ketika kuarahkan tangan nya untuk menyelusup kebalik rok, jemarinya langsung bermain mengorek lubang memekku. Ketika kurasakan sudah lima menit kulepaskan tubuh pria itu, “terimakasih pak” kataku pada pria itu yang masih berdiri terpaku karena bingung, aku langsung pergi kemobil, dan ketika kulihat di hp ada pesan baru “level 1 complete”
.
Aku langsung pergi dari tempat itu dan sampai dirumah ku cek saldo rekeningku ternyata sudah bertambah jadi 5juta.
Kembali telpon berbunyi.
“selamat nona stefany, bersiap untuk level 2 besok” kata pria bersuara aneh itu.

Author: 

Related Posts